KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Tugas dari sistem informasi adalah melakukan siklus
pengolahan data. Untuk melakukan siklus ini, sebagai suatu sistem diperlukan
komponen- komponen tertentu. Telah diketahui bahwa data perlu diolah untuk
dijadikan informasi yang berguna lewat suatu siklus. Siklus ini disebut dengan siklus
pengolahan data atau disebut juga dengan nama siklus informasi.
A. Komponen Input
Merupakan data yang
masuk dalam sistem informasi. Komponen ini perlu ada karena merupakan bahan
dasar dalam pengolahan informasi. Sistem informasi tidak akan menghasilkan informasi
jika tidak mempunyai komponen input. Jika sistem informasi tidak pernah
mendapatkan input, tetapi menghasilkan output, ini merupakan hal
yang ajaib. Input yang masuk dalam sistem informasi dapat diolah
langsung menjadi informasi atau jika belum dibutuhkan sekarang dapat disimpan
terlebih dahulu di storage dalam bentuk basis data (database). Data untuk
sistem informasi perlu ditangkap dan dicatat di dokumen dasar. Dokumen dasar
(source document) merupakan formulir yang sangat digunakan untuk menangkap
(capture) dari data yang terjadi. Dokumen dasar sangat penting dalam arus data
sistem informasi. Dokumen dasar ini dapat membantu penanganan arus data sistem
informasi sebagai berikut:
1. dapat menunjukkan
macam – macam data yang harus di kumpulkan dan di tangkap
2. data dapat di catat
dengan jelas, konsisten, dan akurat
3. dapat mendorong
lengkapnya data akuntansi disebabkan data yang dibutuhkan disebutkan satu per
satu dalam dokumen dasarnya
4. bertindak sebagai
distributor data karena sejumlah tembusan dari formulir-formulir tersebut dapat
diberikan kepada individu-individu atau departemen-departemen yang membutuhkan
5. dokumen dasar dapat
membantu pembuktian terjadinya suatu transaksi yang sah sehingga sangat berguna
untuk pelacakan pemeriksaan (audit trail)
6. dokumen dasar dapat
digunakan sebagai cadangan atau pelindung( back up) dari file - file di komputer
B. Komponen Output
Produk dari sistem
informasi adalah output berupa informasi yang berguna bagi para pemakaiannya.
Output merupakan komponen yang harus ada di sistem informasi. Sistem informasi
yang tidak pernah mengluarkan output tetapi selalu menerima input
dikatakan bahwa input yang diterima masuk kedalam lubang yang ada dalam
(deephole). Output dari sistem informasi dibuat dengan menggunakan data
yang ada di basis data dan diproses menggunakan model tertentu.
C. Komponen Basis Data
Basis data (database)
adalah kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan
di perangkat keras komputer, dan digunakan perangkat lunak untuk
memanipulasinya. Dari definisi ini, terdapat tiga hal yang berhubungan dengan
basis data sebagai berikut.
1. Data itu sendiri
yang diorganisasikan dalam bentuk basis data (database)
2. Simpanan permanen
(storage) untuk menyimpan basis data tersebut Simpanan ini merupakan bagian
dari teknologi perangkat keras yang digugunakan di sistem informasi. Simpanan
permanen yang umum digunakan berupa hardisk.
3. Perangkat lunak
manipulasi basis datanya. Perangkat lunak ini dapat dibuat sendiri dengan menggunakan
bahasa pemrograman komputer atau dibeli dalam bentuk suatu paket. Banyak paket
perangkat lunak yang disediakan untuk memanipulasi basis data. Paket perangkat lunak
ini disebut dengan database management system (DBMS). Contoh DBSM yang terkenal,
yaitu Dbase, foxbase, mysql, microsoft acces, dan oracle
D. Komponen Model
Informasi yang di
hasilkan oleh sistem informasi berawal dari data yang diambil melalui basis data
yang diolah lewat suatu model –model tertentu. Model-model yang digunakan di
sistem informasi dapat berupa model logika yang menunjukkan suatu proses
perbandingan logika atau model matematika yang menunjukkan proses perhitungan
matematika.
E. Komponen
Teknologi
Teknologi merupakan
komponen penting dalam sistem informasi. Tanpa adanya teknologi yang mendukung,
sistem informasi tidak akan menghasilkan informasi yang tepat waktunya. Komponen
teknologi mempercepat sistem informasi dalam pengelolaan datanya. Komponen teknologi
dapat dikelompokkan dalam dua macam kategori, yaitu teknologi sistem komputer (perangkat
keras dan perangkat lunak) dan teknologi sistem telekomunikasi.
F. Komponen Kontrol
Komponen kontrol juga
merupakan komponen yang penting dan harus di sistem informasi. Komponen kontrol
ini digunakan untuk menjamin bahwa informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi
merupakan informasi yang akurat.
Sistem pengendalian
atau control dalam sistem informasi dapat diklarifikasikan sebagai
sistem pengendalian secara umum (general control system) dan sistem
pengendalian aplikasi
(application
control system). Lebih lanjut, pengendalian secara umum dapat terdiri atas pengendalian
sebagai berikut :
1. Pengendalian organisasi
2. Pengendalian
dokumentasi
3. Pengendalian
perangkat keras
4. Pengendalian keamanan
fisik
5. Pengendalian
keamanan data
6. Pengendalian komunikasi
G. Komponen Manusia
Manusia bukan komponen
dari sistem informasi. Manusia sebagai komponen dari sistem informasi merupakan
perdebatan yang sengit. Salah satu komponen organisasi adalah manusia. Di dalam
organisasi, manusia berinteraksi dengan sistem informasi yaitu manusia
mengoperasikan sistem informasi dan menggunakan informasi yang dihasilkannya.
Dengan demikian, manusia adalah subjek dan sistem informasi adalah objek yang
digunakan oleh subyeknya.
Comments
Post a Comment